Langsung ke konten utama

When love greet you. And if Silent is a better way to do....

Tidak munafik, aku pun pernah merasakan hal yang sama. Rasa yang tiba-tiba datang,
dan menyapa kekosongan hati. Ya, sedikit mengganggu memang.Terkadang, kamu bahkan dengan konyol menunggu sesuatu yang tak pasti, atau bahkan membolak balik handphonemu hanya untuk menunggu miscall atau sekedar sms dari seseorang yang memang benar-benar kamu harapkan. Terkadang pula, kamu begitu dikecewakan, karena secercah harapmu tidak semanis apa yang kamu dapatkan.


Saat kamu melihatnya dari jarak yang tidak bisa kamu gapai dalam genggaman tanganmu, saat kamu hanya bisa melihat senyumnya ditepi matamu, dan mata cokelat tua yang tersenyum bahagia, damai menyapa hati nan syahdu, itu kan rasanya? Rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan jejeran alphabet, tidak pula bisa diungkapkan dalam puisi manis yang terkadang hanya membual, tapi hanya bisa diresapi dan disentuh disini, hati.


Kamu tidak peduli, entah dia tahu atau tidak. Yang terpenting bagimu adalah bagaimana kamu terus berada didekatnya, atau hanya sekedar melihat senyum melingkar dibibirnya. Indah bukan ciptaan Tuhan itu? Apa ini salah? Atau terlalu berlebihan? TIDAK BUNG! INI NORMAL! Layaknya seorang wanita yang sedang merasakan bagaimana dinginnya cinta, dan hangat sentuhannya. Cinta itu sensasi yang aneh, tapi lembut saat dirasa.


Saat sepi mulai menerpa, mungkin hanya lantunan lagu yang mewakili isi hatimu saat ini lah yang bisa menemani malammu. Saat kamu memikirkan apa yang dia lakukan disana, apa yang dia pikirkan. Kadang, kamu bahkan memikirkan dia yang sama sekali tidak memikirkanmu. Haha terdengar sangat buang-buang waktu. Tapi ya, itulah cinta masa remaja. Buta, dan menutup semua kekurangannya, yang ada hanya lembaran indah tentang dirinya.


Kamu mungkin hanya bisa mendengar suaranya, melihat senyumnya, melihat tawanya, atau bahkan merasakan perasaannya. Itu pun kamu lakukan, dengan jarak sepersekian kilometer darinya. Karena, saat terlalu dekat dengannya, hatimu bergetar, darah mengalir terlalu cepat, dan wajahmu merah. Itu semua yang kamu rasakan? Ya, itulah cinta. Namun, jika memang diam adalah cara yang terbaik, maka aku akan diam :)






NB : FIKSI DAN ISENG SEMATA :D



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Career switch: A regret, no?

Setelah lebih dari dua tahun gue memutuskan untuk memulai karir pekerjaan dengan menjadi seorang SEO content writer, this month I'm officially signing out . Keputusan ini sebenarnya udah lama pengen gue buat, tapi banyak pertimbangan yang harus gue pikirin sebelum mengambil langkah untuk mengundurkan diri dari pekerjaan gue.  Apakah gue menyesal untuk resign ? Nggak. Gue ngambil keputusan ini setelah melakukan diskusi yang matang dengan diri sendiri dan suami. Pengalaman selama bekerja ini sangat bermanfaat bagi gue yang awalnya buta dengan adanya job diversity yang ada di dunia ini, haha.  Gue pikir, pekerjaan itu ya sebatas di kantor atau yang punya titel profesi aja, contohnya dokter, dosen, perawat, petani, dsb. Ternyata setelah nyemplung disini, gue jadi tau kalau kita bisa dapat banyak kesempatan yang luas kalau kita bisa lihat peluang dan membuka mata lebar-lebar. Di tahun-tahun gue bekerja sebagai SEO content writer, pada akhirnya, gue menyadari bahwa ada yang hilang ...

Seputar Ilmu dan Teknologi Pangan (Food Science and Technology)

Assalamualaikum wr. wb. Hai bloggies! Ketemu lagi dengan saya di malam nan sendu dan syahdu habis ujan yang baru aja berhenti hehe. Nah, kali ini saya bakalan share sedikit nih tentang jurusan kuliah saya. Yap, Teknologi Hasil Pertanian program studi Ilmu dan Teknologi Pangan atau bahasa kerennya Food Science and Technology. Di tulisan ini, In shaa Allah saya akan share mengenai apa aja yang dipelajari di program studi ini, prospek ke depannya bagaimana, title yang didapat nanti apa dan masih banyak lagi. Saya niatin bikin tulisan ini udah lama banget tapi baru kesampaian sekarang karena alhamdulillah program studi ini peminatnya tiap tahun terus meningkat dan dicari! Wah, mantab kan? Yuk langsung aja kita bedah, Ilmu dan Teknologi Pangan! What is Food Science and Technology? Ilmu dan Teknologi Pangan atau dikenal dengan istilah Food Science and Technology mempunyai dua pengertian yang berbeda. Food science atau ilmu pangan adalah ilmu yang mempelajari tentang reaksi fisik...

Pilihan Terbaik

Aku punya banyak mimpi-mimpi yang hampir mustahil untuk aku tuliskan dalam selembar kertas. Tapi, kata orang...Mimpi itu harus ditulis. Soalnya, kalo nggak ditulis, nanti mimpi itu hanya tersimpan dalam angan. Sementara, kalau ditulis, mimpi itu akan selalu terlihat oleh mata. Kemudian, ia menjadi cambuk diri untuk terus semangat mewujudkan satu per satu darinya. Memang benar adanya. Aku mulai mencoba menulis satu per satu mimpiku di selembar kertas. Walau sifatnya short period , tapi aku tipikal yang saat ini mencoba untuk menulisnya dan menempel mimpi-mimpi yang aku tulis di kertas di dinding tepat di depan kasurku. Jadi, ketika aku bangun, aku akan selalu ingat bahwa mimpi-mimpiku itu menungguku untuk merealisasikannya. Singkat cerita, aku punya mimpi untuk menuntut ilmu di benua biru, yakni benua Eropa. Mimpi yang mustahil bagi sebagian orang, bukan? Namun untukku, mimpi itu masih bisa aku gapai. Kenapa? Karena banyak orang-orang disekitarku yang bisa meraihnya. Tentu saja deng...