Langsung ke konten utama

Untuk semua ini, aku hanya butuh waktu yang sedikit lebih lama

Ya Allah, maafkan aku atas perasaan yang seharusnya tidak aku simpan. Sejak kejadian itu, tidak aku pungkiri, aku terlalu sakit. Sejak kejadian itulah perasaan yang tak wajar ini muncul, dingin dan membeku. Aku memang tak seharusnya begini. Sudah aku coba berkali-kali untuk menghindar, untuk mengalihkan, dan tentu saja aku berusaha untuk memaafkan segalanya dan melupakan semua kejadian yang menyesakkan itu. Tapi, maafkan aku ya Rabb, aku manusia biasa dan aku punya rasa. Terkadang, setelah aku seakan benar-benar lupa dan memaafkan semua, mencoba berdiri tegak lagi bersamaan dengan hujan yang mulai melunturkan jejak-jejak kenangan itu, bersamaan itu pula sekelebat kenangan menyesakkan itu muncul lagi dipikiranku. Ya Allah maafkan aku, rongga luka itu masih sedikit menganga.

Aku tahu, dalam agama-Mu tidak baik untuk terus memendam perasaan sakit ini. Aku juga tahu, aku pun sama sekali tidak menginginkan perasaan yang terlanjur ada ini. Perasaan yang membuatku dingin dan beku. Ya Allah, ini penyakit hati. Aku mohon, bantu aku untuk membersihkan remah-remah benci ini. Aku sama sekali tidak ingin merasakan ini, ya Rabb. Aku ingin semua biasa saja, seperti dulu saat aku tidak pernah mengenalnya. Aku hanya ingin semua kembali, seperti aku tidak mengenalnya. Maafkan hati ini, ya Allah. Jadikan aku wanita yang sabar lagi mudah memaafkan dan mudah melupakan kesalahan orang lain kepadaku.

Semua yang aku lalui ini, yang aku rasakan ini adalah atas kendali-Mu, ya Rabb. Engkau yang bisa membolak-balikkan hati dan perasaan ini. Maka dari itu, aku mohon kepada-Mu, sucikanlah hati ini dari penyakit-penyakit hati yang dapat merusak imanku pada-Mu. Maafkan keegoisanku, ya Allah. Semoga atas apa yang Kau kehendaki terjadi padaku ini, bisa menjadikanku pribadi yang lebih baik, dan lebih dekat dengan-Mu. Untuk semua yang aku alami, aku hanya butuh waktu untuk benar-benar bisa ikhlas. Mungkin aku memang bisa memaafkannya, ya Rabb. Tapi untuk menjadi sahabatnya lagi, maafkan aku ya Allah, sungguh aku butuh waktu yang sangat lama. Pertemanan terdengar sangat lebih dari cukup untukku. Ya Allah, ampuni kesalahan dan khilaf-khilafku. Mungkin ini peringatan darimu, bahwa aku seharusnya tidak bergantung pada manusia, tapi pada-Mu ya Allah.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Career switch: A regret, no?

Setelah lebih dari dua tahun gue memutuskan untuk memulai karir pekerjaan dengan menjadi seorang SEO content writer, this month I'm officially signing out . Keputusan ini sebenarnya udah lama pengen gue buat, tapi banyak pertimbangan yang harus gue pikirin sebelum mengambil langkah untuk mengundurkan diri dari pekerjaan gue.  Apakah gue menyesal untuk resign ? Nggak. Gue ngambil keputusan ini setelah melakukan diskusi yang matang dengan diri sendiri dan suami. Pengalaman selama bekerja ini sangat bermanfaat bagi gue yang awalnya buta dengan adanya job diversity yang ada di dunia ini, haha.  Gue pikir, pekerjaan itu ya sebatas di kantor atau yang punya titel profesi aja, contohnya dokter, dosen, perawat, petani, dsb. Ternyata setelah nyemplung disini, gue jadi tau kalau kita bisa dapat banyak kesempatan yang luas kalau kita bisa lihat peluang dan membuka mata lebar-lebar. Di tahun-tahun gue bekerja sebagai SEO content writer, pada akhirnya, gue menyadari bahwa ada yang hilang ...

Seputar Ilmu dan Teknologi Pangan (Food Science and Technology)

Assalamualaikum wr. wb. Hai bloggies! Ketemu lagi dengan saya di malam nan sendu dan syahdu habis ujan yang baru aja berhenti hehe. Nah, kali ini saya bakalan share sedikit nih tentang jurusan kuliah saya. Yap, Teknologi Hasil Pertanian program studi Ilmu dan Teknologi Pangan atau bahasa kerennya Food Science and Technology. Di tulisan ini, In shaa Allah saya akan share mengenai apa aja yang dipelajari di program studi ini, prospek ke depannya bagaimana, title yang didapat nanti apa dan masih banyak lagi. Saya niatin bikin tulisan ini udah lama banget tapi baru kesampaian sekarang karena alhamdulillah program studi ini peminatnya tiap tahun terus meningkat dan dicari! Wah, mantab kan? Yuk langsung aja kita bedah, Ilmu dan Teknologi Pangan! What is Food Science and Technology? Ilmu dan Teknologi Pangan atau dikenal dengan istilah Food Science and Technology mempunyai dua pengertian yang berbeda. Food science atau ilmu pangan adalah ilmu yang mempelajari tentang reaksi fisik...

Pilihan Terbaik

Aku punya banyak mimpi-mimpi yang hampir mustahil untuk aku tuliskan dalam selembar kertas. Tapi, kata orang...Mimpi itu harus ditulis. Soalnya, kalo nggak ditulis, nanti mimpi itu hanya tersimpan dalam angan. Sementara, kalau ditulis, mimpi itu akan selalu terlihat oleh mata. Kemudian, ia menjadi cambuk diri untuk terus semangat mewujudkan satu per satu darinya. Memang benar adanya. Aku mulai mencoba menulis satu per satu mimpiku di selembar kertas. Walau sifatnya short period , tapi aku tipikal yang saat ini mencoba untuk menulisnya dan menempel mimpi-mimpi yang aku tulis di kertas di dinding tepat di depan kasurku. Jadi, ketika aku bangun, aku akan selalu ingat bahwa mimpi-mimpiku itu menungguku untuk merealisasikannya. Singkat cerita, aku punya mimpi untuk menuntut ilmu di benua biru, yakni benua Eropa. Mimpi yang mustahil bagi sebagian orang, bukan? Namun untukku, mimpi itu masih bisa aku gapai. Kenapa? Karena banyak orang-orang disekitarku yang bisa meraihnya. Tentu saja deng...