Langsung ke konten utama

Maher Zain ft Irfan Makki - Allahi Allah Kiya Karo (with translate)


 
Allah hi Allah kia karo (Say only Allah) [Sebutkan hanya Allah]
dukh na kisi ko diya karo (Do not harm anyone) [Jangan melukai siapapun]
jo dunia ka malik hai (The One who is the world’s Ruler) [Dia yg memiliki dunia ini]
naam ussi ka liya karo (do speak His name) [sebutlah namaNya]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah kia karo (Say only Allah) [Sebutkan hanya Allah]
dukh na kisi ko diya karo (Do not harm anyone) [Jangan melukai siapapun]
jo dunia ka malik hai (The One who is the world’s Ruler) [Dia yg memiliki dunia ini]
naam ussi ka liya karo (do speak His name) [sebutlah namaNya]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Just like a sunrise can’t be denied [Seperti cahaya matahari yg tidak bisa di pungkiri]
Oh, just like the river will find the sea [Oh, seperti sungai yg akan menemukan laut]
O Allah, You’re here and You’re always near [O Allah, Engkau ada disini dan Engkau selalu dekat]
And I know without a doubt [Dan aku tau tanpa keraguan]
That You always hear my prayer [Bahwa Engkau selalu mendengar doa'ku]
Sach ki raah pe chala karo (Alway walk on the right path) [Selalu jalan di jalan yg benar]
dukh na kisi ko diya karo (Do not harm anyone) [Jangan melukai siapapun]
jo dunia ka malik hai (The One who is the world’s Ruler) [Dia yg memiliki dunia ini]
naam ussi ka liya karo (do speak His name) [sebutlah namaNya]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah kia karo (Say only Allah) [Sebutkan hanya Allah]
dukh na kisi ko diya karo (Do not harm anyone) [Jangan melukai siapapun]
jo dunia ka malik hai (The One who is the world’s Ruler) [Dia yg memiliki dunia ini]
naam ussi ka liya karo (do speak His name) [sebutlah namaNya]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
So many bright stars [Banyak sekali bintang terang]
Like diamonds in the sky [Seperti berlian di langit]
Oh, it makes me wonder [Oh, itu membuatku bertanya-tanya]
How anyone can be blind [Bagaimana orang bisa menjadi buta]
To all the signs so clear [Semua tanda sangat jelas]
Just open your eyes [Bukalah matamu]
And I know without a doubt [Dan aku tau tanpa meragukan]
You will surely see the light [Kau pasti akan melihat cahayaNya]
Teri ye duniya Teri zameen (This world of Yours, Your Land) [Ini duniaMu & TanahMu]
Ye kehkar shan hai tu hai karim (Saying this is sign that You are the greatest) [Ini menyatakan bahwa Engkau lah Maha Besar]
Mere maula sun le dua (My lord hear my prayer) [Tuhanku dengarlah doa]
Hum bhi bas hain tere bina (We are nothing without you) [Kita bukan siapa-siapa tanpaMu]
Roshan kar jahan (Light our paths) [Tunjukkanlah kami cahayaMu]
Aisa zulm na kia karo (Do not force) [Janganlah memaksa]
dukh na kisi ko diya karo (Do not harm anyone) [Jangan melukai siapapun]
jo dunia ka malik hai (The One who is the world’s Ruler) [Dia yg memiliki dunia ini]
naam ussi ka liya karo (do speak His name) [sebutlah namaNya]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah kia karo (Say only Allah) [Sebutkan hanya Allah]
dukh na kisi ko diya karo (Do not harm anyone) [Jangan melukai siapapun]
jo dunia ka malik hai (The One who is the world’s Ruler) [Dia yg memiliki dunia ini]
naam ussi ka liya karo (do speak His name) [sebutlah namaNya]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
Allah hi Allah (Allah, only Allah) [Allah, hanya Allah]
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Career switch: A regret, no?

Setelah lebih dari dua tahun gue memutuskan untuk memulai karir pekerjaan dengan menjadi seorang SEO content writer, this month I'm officially signing out . Keputusan ini sebenarnya udah lama pengen gue buat, tapi banyak pertimbangan yang harus gue pikirin sebelum mengambil langkah untuk mengundurkan diri dari pekerjaan gue.  Apakah gue menyesal untuk resign ? Nggak. Gue ngambil keputusan ini setelah melakukan diskusi yang matang dengan diri sendiri dan suami. Pengalaman selama bekerja ini sangat bermanfaat bagi gue yang awalnya buta dengan adanya job diversity yang ada di dunia ini, haha.  Gue pikir, pekerjaan itu ya sebatas di kantor atau yang punya titel profesi aja, contohnya dokter, dosen, perawat, petani, dsb. Ternyata setelah nyemplung disini, gue jadi tau kalau kita bisa dapat banyak kesempatan yang luas kalau kita bisa lihat peluang dan membuka mata lebar-lebar. Di tahun-tahun gue bekerja sebagai SEO content writer, pada akhirnya, gue menyadari bahwa ada yang hilang ...

Seputar Ilmu dan Teknologi Pangan (Food Science and Technology)

Assalamualaikum wr. wb. Hai bloggies! Ketemu lagi dengan saya di malam nan sendu dan syahdu habis ujan yang baru aja berhenti hehe. Nah, kali ini saya bakalan share sedikit nih tentang jurusan kuliah saya. Yap, Teknologi Hasil Pertanian program studi Ilmu dan Teknologi Pangan atau bahasa kerennya Food Science and Technology. Di tulisan ini, In shaa Allah saya akan share mengenai apa aja yang dipelajari di program studi ini, prospek ke depannya bagaimana, title yang didapat nanti apa dan masih banyak lagi. Saya niatin bikin tulisan ini udah lama banget tapi baru kesampaian sekarang karena alhamdulillah program studi ini peminatnya tiap tahun terus meningkat dan dicari! Wah, mantab kan? Yuk langsung aja kita bedah, Ilmu dan Teknologi Pangan! What is Food Science and Technology? Ilmu dan Teknologi Pangan atau dikenal dengan istilah Food Science and Technology mempunyai dua pengertian yang berbeda. Food science atau ilmu pangan adalah ilmu yang mempelajari tentang reaksi fisik...

Pilihan Terbaik

Aku punya banyak mimpi-mimpi yang hampir mustahil untuk aku tuliskan dalam selembar kertas. Tapi, kata orang...Mimpi itu harus ditulis. Soalnya, kalo nggak ditulis, nanti mimpi itu hanya tersimpan dalam angan. Sementara, kalau ditulis, mimpi itu akan selalu terlihat oleh mata. Kemudian, ia menjadi cambuk diri untuk terus semangat mewujudkan satu per satu darinya. Memang benar adanya. Aku mulai mencoba menulis satu per satu mimpiku di selembar kertas. Walau sifatnya short period , tapi aku tipikal yang saat ini mencoba untuk menulisnya dan menempel mimpi-mimpi yang aku tulis di kertas di dinding tepat di depan kasurku. Jadi, ketika aku bangun, aku akan selalu ingat bahwa mimpi-mimpiku itu menungguku untuk merealisasikannya. Singkat cerita, aku punya mimpi untuk menuntut ilmu di benua biru, yakni benua Eropa. Mimpi yang mustahil bagi sebagian orang, bukan? Namun untukku, mimpi itu masih bisa aku gapai. Kenapa? Karena banyak orang-orang disekitarku yang bisa meraihnya. Tentu saja deng...