Langsung ke konten utama

'Kamu, teduh dan pelabuhanku'

Bulan bergelayut indah di langit hitam kelam
Tatkala suara jangkrik pun saling bersahutan
Mata-mata yang merah, tenggelam dalam mimpi-mimpi malam
Meletakkan segala hiruk pikuk beban pikiran

Namun malam itu, terdengar desiran berbeda
Desiran yang terbawa angin menentramkan sukma
Bibir indah yang mengucapkan doa-doa
Serta melantukan firman-firmanNya

Hati bergetar merasakan setiap bagian firman-Nya yang dibaca
Merasuk ke dalam jiwa-jiwa yang haus akan kasih-Nya
Pesan-pesan cinta yang ditulis langsung oleh-Nya
Lalu dikaruniakan kepada Muhammad melalui Jibril utusan-Nya

Malam itu, dia sang pembaca lantunan-lantutan ayat suci
Lelaki yang duduk di sudut ruangan masjid ini
Dia yang meneguhkan hatinya untuk melakukan sunnah Nabi
Dia yang terjaga hatinya untuk seseorang yang pantas baginya nanti

Lelaki yang mengabdikan diri pada Rabb-Nya
Lelaki yang berbeda dari lelaki-lelaki biasanya
Lelaki yang memantaskan diri untuk menjadi imam bagi istrinya
Lelaki yang malu apabila berbuat aniaya

Rabbku.. Aku mengaguminya
Sebagai lelaki yang mencintai-Mu
Lebih dari dia mencintai dirinya
Lelaki yang mendahulukan-Mu
Sebelum ia melakukan segala kepentingannya terlebih dulu

Rabbku.. Dia adalah teduh dan pelabuhanku
Dia yang menjaga pandangannya hanya untuk calon makmumnya
Dia yang menjaga hatinya hanya untuk calon makmumnya
Dia yang menjaga sikapnya agar tidak menjadikan fitnah baginya
Dia yang menjaga kemaluannya agar tidak menjadikan fitnah baginya

Rabbku.. Dia adalah lentera hatiku menuju jalan-Mu yang lebih indah
Calon imam yang jauh lebih mencintai-Mu daripada dunia milik-Mu
Calon imam yang menjauhkan diri dari gemerlapnya hasrat duniawai
Calon imam yang mendahulukan agama diatas segala-Nya
Calon imam yang sungguh menghormati Ibu Bapaknya

Rabbku.. Jagalah hatiku
Agar terus bisa beristiqomah kepada perintah-perintahMu
Agar terhindar dari hawa nafsu
Agar tidak melampaui batas-batasMu
Agar bisa lebih memantaskan diriku untuk calon imamku



Penulis : Casilda Aulia Rakhmadina




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Career switch: A regret, no?

Setelah lebih dari dua tahun gue memutuskan untuk memulai karir pekerjaan dengan menjadi seorang SEO content writer, this month I'm officially signing out . Keputusan ini sebenarnya udah lama pengen gue buat, tapi banyak pertimbangan yang harus gue pikirin sebelum mengambil langkah untuk mengundurkan diri dari pekerjaan gue.  Apakah gue menyesal untuk resign ? Nggak. Gue ngambil keputusan ini setelah melakukan diskusi yang matang dengan diri sendiri dan suami. Pengalaman selama bekerja ini sangat bermanfaat bagi gue yang awalnya buta dengan adanya job diversity yang ada di dunia ini, haha.  Gue pikir, pekerjaan itu ya sebatas di kantor atau yang punya titel profesi aja, contohnya dokter, dosen, perawat, petani, dsb. Ternyata setelah nyemplung disini, gue jadi tau kalau kita bisa dapat banyak kesempatan yang luas kalau kita bisa lihat peluang dan membuka mata lebar-lebar. Di tahun-tahun gue bekerja sebagai SEO content writer, pada akhirnya, gue menyadari bahwa ada yang hilang ...

Seputar Ilmu dan Teknologi Pangan (Food Science and Technology)

Assalamualaikum wr. wb. Hai bloggies! Ketemu lagi dengan saya di malam nan sendu dan syahdu habis ujan yang baru aja berhenti hehe. Nah, kali ini saya bakalan share sedikit nih tentang jurusan kuliah saya. Yap, Teknologi Hasil Pertanian program studi Ilmu dan Teknologi Pangan atau bahasa kerennya Food Science and Technology. Di tulisan ini, In shaa Allah saya akan share mengenai apa aja yang dipelajari di program studi ini, prospek ke depannya bagaimana, title yang didapat nanti apa dan masih banyak lagi. Saya niatin bikin tulisan ini udah lama banget tapi baru kesampaian sekarang karena alhamdulillah program studi ini peminatnya tiap tahun terus meningkat dan dicari! Wah, mantab kan? Yuk langsung aja kita bedah, Ilmu dan Teknologi Pangan! What is Food Science and Technology? Ilmu dan Teknologi Pangan atau dikenal dengan istilah Food Science and Technology mempunyai dua pengertian yang berbeda. Food science atau ilmu pangan adalah ilmu yang mempelajari tentang reaksi fisik...

Pilihan Terbaik

Aku punya banyak mimpi-mimpi yang hampir mustahil untuk aku tuliskan dalam selembar kertas. Tapi, kata orang...Mimpi itu harus ditulis. Soalnya, kalo nggak ditulis, nanti mimpi itu hanya tersimpan dalam angan. Sementara, kalau ditulis, mimpi itu akan selalu terlihat oleh mata. Kemudian, ia menjadi cambuk diri untuk terus semangat mewujudkan satu per satu darinya. Memang benar adanya. Aku mulai mencoba menulis satu per satu mimpiku di selembar kertas. Walau sifatnya short period , tapi aku tipikal yang saat ini mencoba untuk menulisnya dan menempel mimpi-mimpi yang aku tulis di kertas di dinding tepat di depan kasurku. Jadi, ketika aku bangun, aku akan selalu ingat bahwa mimpi-mimpiku itu menungguku untuk merealisasikannya. Singkat cerita, aku punya mimpi untuk menuntut ilmu di benua biru, yakni benua Eropa. Mimpi yang mustahil bagi sebagian orang, bukan? Namun untukku, mimpi itu masih bisa aku gapai. Kenapa? Karena banyak orang-orang disekitarku yang bisa meraihnya. Tentu saja deng...