Langsung ke konten utama

Gaza is under attack! Pray for Gaza. Pray for Palestine.

 

Assalamu'alaikum for all my muslim brothers and sisters. Innalillahi wa innailahi raji'un (to Allah we belong, and to Him we shall return). I am writing this with my heart broken, watching on the TV about Gaza. Feeling so sad and knock when I saw them passed away because of those bombs. Ya Allah.. save them :''(

I saw the news on TV about gaza. Seeing Israel's dropping bombs in densely populated areas, in mosques, in schools. Israel is really cruel. They have no empathy at all. Children were killed, the corpses lying, weeping broke everywhere. Moreover, in the middle month of Ramadan, in which Muslims of Palestine should rejoice welcome this blessed month. But what? They even lost their beloved family because of the barrage of attacks launched by Israel. Really, you curse Israel!

This evening I saw the news on tv. The last attack carried out by Israel killed 40 Palestinians. I'm crying, really crying writing this. How heavy ordeal my Palestinian brothers are feeling right now. How heavy they feel this pain. O Allah, I beg You, give them a lot of patience to face this ordeal thy.
 

For my Muslim brothers and sisters who are now struggling to defend Allah's religion in Gaza, Palestine. I hope, you can survive with this condition. I know it must be very heavy, and maybe this is the toughest ordeal that you have ever tasted. I'm sorry that just could help send my prayers without being able to directly take action to help you there. This really hurt I see you suffering, hear the news, hear the children killed by the cruel passing attack Israel bombs. May Allah give you the strength and patience and perseverance of faith so that you do not give up to defend the religion of Allah. And I also pray for my brothers and sisters who have fallen on the battlefield in defense of the religion of Allah, may Allah give you the title of Syahid and places in His best side. Aamiin.



Komentar

Posting Komentar

Thank you for visiting

Postingan populer dari blog ini

Seputar Ilmu dan Teknologi Pangan (Food Science and Technology)

Assalamualaikum wr. wb. Hai bloggies! Ketemu lagi dengan saya di malam nan sendu dan syahdu habis ujan yang baru aja berhenti hehe. Nah, kali ini saya bakalan share sedikit nih tentang jurusan kuliah saya. Yap, Teknologi Hasil Pertanian program studi Ilmu dan Teknologi Pangan atau bahasa kerennya Food Science and Technology. Di tulisan ini, In shaa Allah saya akan share mengenai apa aja yang dipelajari di program studi ini, prospek ke depannya bagaimana, title yang didapat nanti apa dan masih banyak lagi. Saya niatin bikin tulisan ini udah lama banget tapi baru kesampaian sekarang karena alhamdulillah program studi ini peminatnya tiap tahun terus meningkat dan dicari! Wah, mantab kan? Yuk langsung aja kita bedah, Ilmu dan Teknologi Pangan! What is Food Science and Technology? Ilmu dan Teknologi Pangan atau dikenal dengan istilah Food Science and Technology mempunyai dua pengertian yang berbeda. Food science atau ilmu pangan adalah ilmu yang mempelajari tentang reaksi fisik

Arti Nama *CASILDA* dalam SEJARAH ISLAM :)

Dia adalah Casilda, seorang gadis cantik tawanan gerombolan kaum muslimin. Katakanlah bahwa yang menawan Casilda adalah sebuah gerombolan. Sebab mereka terdiri dari anak-anak muda muslim yang mengalami nasib yang sama. Sama-sama diperlakukan sadis oleh orang Spanyol. Keluarga mereka habis dibantai. Desa mereka dibakar. Terbayang kembali dalam memori pemuda berusia dua puluh tahun yang bernama Ja’far. Desanya yang terletak di ketinggian gunung itu sebelum diserang oleh orang-orang Spanyol, merupakan  desa aman dan tentram. Ketentraman ini membuat desa-desa lain di sekitarnya merasa iri hati. Ketenangan desa dicapai melalui sebuah perjanjian antara pihak Spanyol dengan penduduk desa. Bahwa tentara Spanyol tidak akan mengusik ketenangan desa yang penduduknya semua muslim. Imbalannya ialah dengan menyerahkan upeti dalam jumlah yang sangat besar. Tetapi dasar Spanyol. Beberapa tentaranya haus darah. Mereka menyerang desa Santa Gumara yang dekat dengan Saragosa itu. Semua

Sajak : Diam Lebih Baik (Silent is better)

Amarah yang datang menghampiri Terkadang membuatku diperdaya Panas membara didalam dada Ah.. serasa semua terkena imbasnya Tapi aku lebih memilih diam Karena aku tahu, hanya diamlah cara terbaik meredam amarah Saat aku mendapati beribu kekecewaan Seakan hati ini tak kuat bertahan Ingin rasanya berteriak sekencang yang aku bisa Menyalahkan takdir yang diberikan Sang Kuasa Tapi aku lebih memilih diam Karena aku tahu, jika aku terlalu banyak membicarakan kekecewaan itu Maka ia akan semakin membakar hatiku Ketika aku bersedih Aku hanya bisa menahan Mencoba meredamnya lebih dalam Bahkan airmata yang telah menetespun, aku seka Dan sekali lagi Aku lebih memilih diam Karena aku tidak ingin membagi kesedihanku kepada orang lain Cukuplah aku dan Allah yang tahu Mungkin ini adalah salah satu hal yang sulit Mencintai seseorang dalam diam Diam-diam mendoakannya dalam malam Tak luput menyebut namanya didalam setiap doa yang terpenjat Kenapa lebih memilih diam? Karena aku